Scopus

Cara Cek Jurnal Scopus Masih Aktif atau Sudah Discontinued (Panduan Lengkap 2026)

Dipublikasikan 20 Juli 2026

Cara Cek Jurnal Scopus Masih Aktif atau Sudah Discontinued (Panduan Lengkap 2026)

Cara Cek Jurnal Scopus Masih Aktif atau Sudah Discontinued

Sebelum mengirimkan artikel ke jurnal Scopus, pastikan jurnal yang dipilih masih aktif dan tidak berstatus discontinued. Langkah sederhana ini penting untuk menjaga kredibilitas publikasi dan menghindari risiko memilih jurnal yang sudah tidak direkomendasikan.

Mengapa Harus Dicek?

Jurnal yang sudah discontinued tidak lagi diindeks oleh Scopus untuk artikel baru. Jika tidak teliti, Anda berisiko mengirimkan naskah ke jurnal yang kualitasnya telah dipertanyakan atau tidak lagi memenuhi standar Scopus.

Cara Cek Jurnal Scopus

1. Cek di Scopus Sources

Cari nama jurnal atau ISSN, lalu lihat status dan coverage years. Jika data masih diperbarui hingga tahun terbaru, kemungkinan jurnal masih aktif.

2. Periksa SCImago (SJR)

Lihat informasi kuartil (Q1–Q4), H-Index, publisher, dan cakupan jurnal sebagai indikator kualitas.

3. Pastikan Tidak Masuk Daftar Discontinued

Jangan hanya mengandalkan klaim pada website jurnal. Selalu lakukan verifikasi melalui sumber resmi.

4. Cek Website Jurnal

Pastikan jurnal memiliki editorial board yang jelas, proses peer review yang transparan, DOI aktif, serta jadwal terbit yang konsisten.

5. Periksa Reputasi Publisher

Publisher yang bereputasi baik umumnya memiliki rekam jejak publikasi yang konsisten dan terpercaya.

Tips Sebelum Submit

  1. Pilih jurnal sesuai scope penelitian.
  2. Pastikan jurnal masih aktif di Scopus.
  3. Hindari jurnal yang menjanjikan accepted dalam waktu sangat singkat.
  4. Cek reputasi publisher dan kualitas proses peer review.
  5. Jangan tergiur biaya publikasi yang terlalu murah tanpa proses seleksi yang jelas.

Kesimpulan

Melakukan pengecekan status jurnal Scopus sebelum submit merupakan langkah penting untuk menghindari jurnal bermasalah. Dengan memilih jurnal yang masih aktif dan bereputasi baik, peluang artikel Anda diterima dan diakui secara akademik akan semakin besar.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Artikel Terkait

Jangan Sampai Salah Submit! Kenali 10 Ciri Jurnal Predator Sebelum Terlambat

Jangan Sampai Salah Submit! Kenali 10 Ciri Jurnal Predator Sebelum Terlambat

Jangan sampai terjebak jurnal predator. Pelajari 10 ciri jurnal predator yang wajib diketahui sebelum submit artikel, mulai dari proses peer review, status indeksasi, hingga kredibilitas penerbit. Panduan ini akan membantu Anda memilih jurnal ilmiah yang aman dan bereputasi.

10 Tips Publikasi Jurnal Scopus Anti Ditolak: Panduan Lengkap Agar Manuskrip Cepat Diterima

10 Tips Publikasi Jurnal Scopus Anti Ditolak: Panduan Lengkap Agar Manuskrip Cepat Diterima

Ingin artikel Scopus Anda diterima tanpa revisi berkali-kali? Banyak penulis gagal publikasi bukan karena kualitas penelitian yang buruk, tetapi karena kesalahan dalam memilih jurnal, menyusun naskah, dan merespons reviewer. Artikel ini membahas tips publikasi Scopus anti ditolak, mulai dari pemilihan jurnal yang tepat, penyusunan manuskrip sesuai template, hingga strategi menghadapi proses peer review. Simak panduan lengkap agar peluang lolos jurnal Scopus Q1, Q2, Q3, maupun Q4 semakin besar.

Konsultasi Gratis