Cara Cek Jurnal Scopus Masih Aktif atau Sudah Discontinued (Panduan Lengkap 2026)
Cara Cek Jurnal Scopus Masih Aktif atau Sudah Discontinued
Sebelum mengirimkan artikel ke jurnal Scopus, pastikan jurnal yang dipilih masih aktif dan tidak berstatus discontinued. Langkah sederhana ini penting untuk menjaga kredibilitas publikasi dan menghindari risiko memilih jurnal yang sudah tidak direkomendasikan.
Mengapa Harus Dicek?
Jurnal yang sudah discontinued tidak lagi diindeks oleh Scopus untuk artikel baru. Jika tidak teliti, Anda berisiko mengirimkan naskah ke jurnal yang kualitasnya telah dipertanyakan atau tidak lagi memenuhi standar Scopus.
Cara Cek Jurnal Scopus
1. Cek di Scopus Sources
Cari nama jurnal atau ISSN, lalu lihat status dan coverage years. Jika data masih diperbarui hingga tahun terbaru, kemungkinan jurnal masih aktif.
2. Periksa SCImago (SJR)
Lihat informasi kuartil (Q1–Q4), H-Index, publisher, dan cakupan jurnal sebagai indikator kualitas.
3. Pastikan Tidak Masuk Daftar Discontinued
Jangan hanya mengandalkan klaim pada website jurnal. Selalu lakukan verifikasi melalui sumber resmi.
4. Cek Website Jurnal
Pastikan jurnal memiliki editorial board yang jelas, proses peer review yang transparan, DOI aktif, serta jadwal terbit yang konsisten.
5. Periksa Reputasi Publisher
Publisher yang bereputasi baik umumnya memiliki rekam jejak publikasi yang konsisten dan terpercaya.
Tips Sebelum Submit
- Pilih jurnal sesuai scope penelitian.
- Pastikan jurnal masih aktif di Scopus.
- Hindari jurnal yang menjanjikan accepted dalam waktu sangat singkat.
- Cek reputasi publisher dan kualitas proses peer review.
- Jangan tergiur biaya publikasi yang terlalu murah tanpa proses seleksi yang jelas.
Kesimpulan
Melakukan pengecekan status jurnal Scopus sebelum submit merupakan langkah penting untuk menghindari jurnal bermasalah. Dengan memilih jurnal yang masih aktif dan bereputasi baik, peluang artikel Anda diterima dan diakui secara akademik akan semakin besar.